5 alasan tikus lebih menyeramkan dari yang kamu pikirkan.

Tikus? Mahkluk kecil dan jorok. Penuh virus penyakit. Tetapi mereka semua tidak seburuk itu, mereka membuat subjek tes berjalan dengan baik, menjadi peliharaan yang layak, dan lain lain. Mengingat semuanya, orang dengan phobia tikus yang parah kelihatan konyol, semuanya berteriak dan melompat keatas kursi terdekat sebagai tanggapan kepada hewan kecil pengerat yang dianggap ‘menakutkan’ mereka. =))

#5. Kamu tidak bisa membuat mereka terus berada diluar.

Tidak peduli seberapa rapatnya rumah yang kamu pikirkan, yakinlah tikus akan selalu menemukan jalan masuk ke dalam rumahmu jika mereka ingin. Mereka dapat menembus hampir semua jenis lubang angin di rumahmu, dan, tentu saja, kamu tidak bisa menyumpalkan sesuatu untuk menutupnya.

Satu studi menemukan bahwa tikus kecil tidak berpikir apa-apa saat mengangkat halangan seberat lebih dari satu pon untuk mengeksplorasi lingkungan baru atau bahkan hanya untuk mencapai lantai yang lebih mereka sukai. Mereka juga bisa menekan tubuhnya sendiri sampai bisa melalui lubang-lubang yang sebesar tidak lebih dari seperempat ukuran tubuhnya.

“Jalan Tol” tikus lainnya adalah di dalam pipa-pipa, yang berdiameter kurang lebih 1.5 inci. Tikus juga sangat ahli dalam berenang. Gabungkan dua hal tersebut dan kamu mempunyai hewan yang dapat memasuki rumahmu melalui pipa-pipa air rumahmu =))

Sekarang, tentu saja, kamu telah menutup semua celah-celah kecil maupun besar di rumahmu, untuk menjauhi para tikus ke rumahmu. Tapi, inilah yang keren dari para tikus. My friend, mereka bisa mengunyah tembok rumahmu.

Tuhan, dengan segala kekuasaannya yang terkenal, memutuskan untuk menganugerahkan tikus dengan otot rahang yang kuat yang diposisikan sedemikian rupa pada tengkorak mereka sehingga membuatnya bahkan lebih efektif. Dan, ketika kelinci menikmati sepotong wortel, sementara tikus dengan tenangnya mengunyah bata, semen, ataupun arang. Kemungkinan karena email pada leluhur tikus lebih keras daripada baja. Dan faktanya, gigi tikus tidak pernah berhenti tumbuh, bahkan sampai menembus tengkorak mereka. Jadi, mereka harus memakan rumahmu, atau mereka mati.

#4. Kamu tidak bisa menghindari mereka.

Para tikus bukan pemalas. 2 tikus sendirian bisa menghasilkan sebanyak 6000 bayi tikus sebelum mereka mati pada umur 2 atau 3 tahun. Dan tentu saja, bayi-bayi tikus juga berkembang biak, mulai saat pada bulan ke 3. Mereka tidak semuanya berpencar, mencari “keberuntungan tikus” mereka di tengah kota; jika ada banyak makanan, mereka akan bersatu dan menguasai seluruh kota.

Diperikirakan ada 80 juta tikus di Britannia, dan berkembang lebih dari 200% sejak 2007. Bahkan dengan metode pengontrolan hama; diestimasikan ada 1 tikus per 1 orang di kota-kota besar seperti New York.

#3.Kamu tidak akan pernah bisa menemukannya.

Hampir mustahil menemukan tikus. Bukan dalam pengertian, “pasti akan sulit melakukannya seharian saat akhir pekan”, yang dimaksud disini, “sekelompok sepesialis terlatih yang dilengkapi dengan teknologi terbaru yang membutuhkan lebih dari semusim untuk menemukan seekor tikus”. Sekelompok scientist, berharap dapat mempelajari pergerakan para tikus, menempatkan satu tikus ke pulau terpencil. Mereka memakaikan kalung pelacak padanya dan menghabiskan 4 minggu dalah mempelajari tempat favoritnya saat tidur, dimana dia makan, rute yang biasa digunakan, semuanya.

Kemudian mereka mencoba menangkapnya. Meskipun telah meletakkan lebih dari tiga lusin perangkap, memanggil 2 anjing terlatih untuk menggali 15 terowongan pelacak, para peneliti tidak bisa menangkap si tikus kecil. Mereka bahkan tidak bisa mendekat. Dan lebih buruk lagi, si tikus menghancurkan device pelacaknya sehingga mereka tidak dapat mengetahui dimana dia berada. Ketika merea, akhirnya, menemukannya, 18 minggu setelahnya, dia berada di sebuah pulau lain seperempat mil jauhnya. Sampai saat ini, mereka tidak tahu bahwa tikus bisa berenang sejauh itu.

#2. Kamu tidak bisa membunuh mereka.

Oh really? Mereka hanya hewan pengerat yang kecil! Kita bisa membunuhnya dengan racun, atau dengan alat-alat tempur lainnya. Tikus tidaklah segitu hebatnya… Oh God, katakan pada kita itu benar, dan kalimat selajutnya..

Ha ha! Itu tidak membunuh mereka. Srsly. Dengan cara tertentu yang entah bagaimana, mereka immortal. Misalnya, cara apa yang paling ampun untuk membunuh tikus? Dengan racun? Well, tikus hanya memakan dengan jumlah kecil dari semua sumber makanan baru untuk memastikan mereka tidak sakit saat memakannya. Itu benar, mereka sadar. Mereka tahu kamu akan membunuhnya dan mengambil langkah untuk memperbaiki kesalahan itu..

Diatas itu, umat manusia mulai menghadapi ras baru dari para hewan pengerat itu, sesuatu yang dikatakan dengan entengnya oleh para ilmuwan, “tikus super genetik yang bermutasi”, yang kebal terhadap semua jenis racun.

Dang! Kau tahu semua menjadi nyata ketika ilmuwan ternama yang mulai menamakan spesies baru mereka seperti nama para tokoh antagonis dalam komik.

#1. Mereka menginginkan darahmu

Aspek yang paling menakutkan dari film-film horor adalah para mahkluknya yang tidak pernah puas akan darah. Vampire, Zombie, Werewolf termotivasi oleh satu hal sederhana yang mengerikan, mereka pikir kita nikmat. Begitu juga tikus.

Kita semua tahu, tikus akan mengigit sedikit bagian dari bangkai. Tapi, itu memang karena mereka hewan pemakan bangkai, kan? Tikus bukanlah pemilih ketika itu ada kaitannya dengan sumber makanannya, kita semua tahu itu. Tapi tidak semuanya benar. Ada sesuatu yang tikus biasanya sukai lebih dari apapun dan ketika ada kesempatan, mereka akan mempertarukan apapun untuk mendapatkannya lagi dan lagi; darahmu.

Tapi, mirip laba-laba ya? Mereka mengigitmu sekali dua kali, tapi apakah itu pertahanan diri atau karena keputusasaan . Tidak seperti mereka secara rutin menempatkan manusia sebagai mangsanya. Jika seorang sekali tergigit oleh tikus, makan persentase mereka akn tergigit lagi menambah dan lebih besar.

Tapi, mengapa? Jika itu bukan cara mereka untuk bertahan dan masih ada banyak sumber makanan di bumi, mengapa mereka melakukannya?

Tikus akan selalu menyerang korbannya, secara berulang-ulang, karena mereka memang sangat haus akan darahmu. No joke.

Pada tahun 1945, Profesor C.P. Riccher melakukan studi untu melihat apa yang membuat tikus tertarik pada manusia. Dia memberikan darah dalam jumlah yang banyak kepada sekelompok tikus, dan menemukan dalam 24 jam, semua darah itu habis dikonsumsi mereka, meskipun jumlahnya empat kali lebih banyak dari porsi normal yang mereka makan dalam sehari. Pernyataan Richter yang sebenarnya untuk kesimpulan ilmiah; “Tikus dapat mengembangkan nafsu serakah untuk memangsa darah manusia”.

Source.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s