Yang Ditunggu: Juara Indonesian Idol Atau Kritik Juri?


Ajang pemilihan idol kini makin marak dan digemari banyak orang. Tak hanya yang ingin ikut audisi, yang hanya ingin menonton program tersebut pun seolah tak terbendung. Yang ikut audisi, jelas punya misi ingin beruntung, dan menjadi penyanyi.

Tapi bagaimana dengan mereka yang hanya ingin menonton? Bosan dengan suguhan yang melulu sinetron di televisi, banyak orang -yang hanya menghabiskan waktu di rumah- lebih memilih program-program kompetisi, semacam pemilihan Idol ini.

Di tiap negara pasti ada ajang semacam ini, mulai dari American Idol, British Got Talent, dan lain sebagainya. Bahkan di sini pun kita punya ajang Indonesian Idol, yang belakangan sedang menjadi sorotan pasca ditimpa masalah yang berkaitan dengan hak asasi manusia.

Jika kita perhatikan dari awal audisi Indonesian Idol, dan bahkan ajang pemilihan idol di seluruh dunia, selalu ada juri yang spesialis menjatuhkan mental peserta. Sebut saja nama Simon Cowell, dan kita punya Anang Hermansyah di sini.

Dengan pikiran positif, orang pasti menilai bahwa tekanan-tekanan dari juri tersebut adalah pemicu agar para peserta lebih semangat dan berusaha untuk selalu lebih baik lagi dalam menyanyi dan berpenampilan. Namun karena kata-kata yang terlalu pedas, orang lebih menilai hal tersebut sebagai hinaan.

Dalam kasus di Indonesia, Aliansi Masyarakat Peduli Acara Televisi Indonesia (AMPATI) menilai para juri Indonesian Idol telah merendahkan para peserta. Komentar juri kerap tak ada kaitannya dengan suara peserta. Seperti penampilan yang dinilai terlalu feminin atau maskulin, dan tak jarang perkataan mereka melecehkan dan menertawakan calon peserta.

Dan secara tidak langsung, kebanyakan orang memang lebih suka menonton komentar para juri, ketimbang penampilan para peserta audisi. Bisa dilihat dari jumlah klik video yang diunggah dalam situs Youtube, paling besar adalah dalam video Funny Indonesian Idol 2012 Audition – Justin Bieber’s Baby, 222.331 klik hingga hari Kamis (5/4) pukul 12.00.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s